Eksekusi Hak Tanggungan Terhadap Kredit Macet Bank

  • Yustiana Yustiana Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Lamaddukelleng, Sengkang

Abstract

This study aims to determine the execution of mortgage rights if a bad credit occurs at Sengkang BRI Bank and also to determine the factors that influence if the execution of a non-performing loan mortgage is not implemented. Data collection methods used were interviews and literature study, then the data were analyzed descriptively. The results showed that the execution of mortgage rights in the case of bad credit at Bank BRI Sengkang was not yet effective. This is due to frequent negligence on the part of the Bank concerned in the procedure for credit disbursement, especially in credit agreements involving third parties. The factors that influence the execution of the mortgage are creditor and debtor factors. As long as there is an agreement between the two parties, there is a possibility that there will be no execution of the mortgage rights and if the execution is there the implementation will be carried out by peaceful execution. 

Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksekusi terhadap hak tanggungan bila terjadi terjadi kredit macet di Bank BRI Sengkang dan juga untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi bila tidak dilaksanakannya eksekusi hak tanggungan kredit macet. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan studi kepustakaan, kemudian data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksekusi terhadap hak tanggungan bagi kasus kredit macet di Bank BRI Sengkang sebagian belum efektif. Hal ini disebabkan sering adanya kelalaian dipihak Bank yang bersangkutan dalam prosedur pencairan kredit, utamanya pada perjanjian kredit yang melibatkan pihak ketiga. Adapun faktor yang berpengaruh terhadap pelaksanaan eksekusi pada hak tanggungan adalah faktor kreditor dan debitor. Sepanjang ada kesepakatan antara kedua belah pihak, maka kemungkinan tidak akan terjadi eksekusi hak tanggungan dan kalaupun eksekusi itu ada maka pelaksanaannya akan ditempuh dengan cara eksekusi damai.

References

A. Ali (2002). Keterpurukan hukum di Indonesia: penyebab dan solusinya. Ghalia Indonesia.

Ali, A. (1995). Liku-liku sejarah perbankan Indonesia. Grasindo.

Ali Hasyim, (1995), Manajemen Bank, Jakarta, Bumi Aksara

Abdul Rasyid Priyatno, (2002), Arbitrase Dan Alternatif Penyelesaian Sengketa, Jakarta, Bani.

Usman, R. (1999). Pasal-pasal tentang hak tanggungan atas tanah. Penerbit Djambatan.

Budi Harsono, (2006), Konsepsi Pemikiran Tentang Undang-Undang Hak Tanggungan Hasil Seminar, Bandung

Riyanto, B., & Perusahaan, D. D. P. (2012). Edisi 4. BPFE, Yogyakarta.

Pratama, B. A. (2010). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan penyaluran kredit perbankan (Studi pada Bank Umum di Indonesia Periode Tahun 2005-2009) (Doctoral dissertation, Universitas Diponegoro).

Emerson, J. (2001). Alternatif Penyelesaian Sengketa di luar Pengadilan (negosiasi, mediasi, konsiliasi dan arbitrasi). Jakarta: Gramedia Pustaka.

______, (2001), Alternatif PenyelesaianSengketa Di Luar Pengadilan, Jakarta, Gramedia Pustaka Utama

Muljono, E. L., Tunggal, H. S., & Tunggal, A. W. (1996). Eksekusi grosse akta hipotek oleh bank. Rineka Cipta.

Poerwoto, H. (2001). Hak Tanggungan Sebagai Lembaga Jaminan Atas Tanah. Vidya, 9(2).

Hadimulyo, M. A. (1997). Kajian Alternatif Penyelesaian Sengketa di Luar Pengadilan. ELSAM, Yakarta.

Rahman, H. (1998). Aspek–Aspek Hukum Pemberian Kredit Perbankan di Indonesia, citra Aditya Bakti.

Satrio, J. (1998). Hukum jaminan, hak jaminan kebendaan, hak tanggungan. Citra Aditya Bakti.

Syarif, F. (2019). Perkembangan Hukum Ekonomi Syariah di Indonesia. Pleno Jure, 9(2), 1-16.

Munir Fuady, (2006), Hukum Perkreditan Kontemporer, Bandung, Citra Aditya Bakti

Fuady, M. (2007). Hukum Kontrak (Dari Sudut Pandang Hukum Bisnis), Bandung, PT. Citra Aditya Bakti.

Zainul Arifin, M. B. A. (2012). Dasar-dasar manajemen bank syariah. Pustaka Alvabet.

RETNO, R. D. H. (2013). Pelaksanaan Pembiayaan Murabahah Emas Di Bank Danamon Syariah Sidoarjo (Doctoral dissertation, Faculty of Law).

Sembiring, J. J., & SH, M. (2011). Cara Menyelesaikan Sengketa di Luar Pengadilan. Visimedia.

Sudikno, M. (2005). Mengenal Hukum Suatu Pengantar. Yogyakarta: Liberti.

Suyatno, T. (1988). Kelembagaan perbankan. Gramedia Pustaka Utama. a

Wijoyo Suprapto, 2007, Mekainisme Alternatif Penyelesaian Sengketa, Jakarta, Anaska

Sutarno. (2004). Aspek-aspek hukum perkreditan pada bank. Alfabeta.

Untung, H. B. (2000). Kredit perbankan di Indonesia. Andi.

Sutan Remy Sjahdeini, S. H. (2018). Perbankan Syariah: Produk-produk dan aspek-aspek hukumnya. Kencana.

Situmorang, V. M., & Sitanggang, C. (1993). Grosse Akta dalam pembuktian dan Eksekusi. Rineka Cipta.

Wiwie Heryani, A. A. (2012). Menjelajahi Kajian Empiris terhadap Hukum. Kencana Prenada Media. Jakarta

Published
2020-05-17
Section
Articles