"Eksistensi Hukum Adat Terhadap Delik Pembunuhan Berlatar Budaya Siri "

  • Wahida Wahida Mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Muslim Indonesia
  • Syamsuddin Pasamai Fakultas Hukum, Universitas Muslim Indonesia
  • Andika Prawira Buana Fakultas Hukum, Universitas Muslim Indonesia
Keywords: Hukum Adat, Delik Pembunuhan

Abstract

Abstract

The law was created for the people and lived in the midst of society, by which the law could not be separated from the lives of the people, eugen elrich said
that a good law isa law based on the values of the community. As a people who still uphold the values of their customs as the laws they believe in, one ofthem is the indigenous people of the makassar and is still thick-one of thetraditional customs that have become customs that have become even a rule for themselves, namely, siri. This study was done to identify the impact andfactors of killing siri`s background, to address the problem with cancer, a type of empirical research was used. Based on the study of siri`s effect on killingfrom siri was great, because siri was a dignity and dignity to be held in highesteem, and where the act of ma pakasiri should be settled was established,and the main factor in killing in siri was aconviction and understandingfactor. For the creation of surety and legal recognition held by the indigenouspeople of the Bantaeng county it isnecessary,please, to explicitly enforce suchtraditional virtues as such, it is then governed by the ordinance of the regionto obtain its acceptance and surety, so that whenthere is a customary case orcase or a customary violation, it can then be completed according to customor judicial action

Abstrak

Hukum diciptakan untuk masyarakat dan hidup ditengah-tengah masyarakat,olehnya itu hukum tidak bisa dipisahkan dari kehidupan umat masyarakat, Eugen Elrich mengatakan bahwa “hukum yang baik adalah hukum yang didasarkan pada nilai-nilai yang hidup dimasyarakat”. Sebagai masyarakat yang masih menjunjung tinggi nilai-nilai adat istiadat mereka sebagai hukum yang mereka yakini, salah satunya adalah masyarakat adat Bugis Makassar yang masih kental dengan adat istiadat yang sudah menjadi kebiasaan bahkan menjadi aturan bagi mereka sendiri yakni siri’. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dan faktor-faktor pembunuhan yang berlatar belakang siri’, untuk menjawab rumusan masalah pada penlitian ini, digunakan jenis penelitian empiris. Berdasarkan hasil penelitian Pengaruh siri’ terhadap pembunuhan berlatar siri’ tersebut sangat besar, karena siri’ itu merupakan harkat dan martabat yang harus dijunjung tinggi, dan bila mana terdapat perbuatan ma’pakasiri’ maka sudah seharusnya siri’ itu ditegakkan, dan faktor utama dalam pembunuhan berlatar siri’ tersebut ada dua yakni faktor keyakinan dan faktor pemahaman. Demi terciptanya kepastian dan pengakuan hukum yang diyakini oleh masyarakat khusunya masyarakat Kabupaten Bantaeng perlu kiranya secara eksplisit nilai-nilai adat terkhususnya nilai-nilai siri’ itu kemudian diatur dialam Peraturan Daerah untuk mendapatkan pengakuan dan kepastiannya, sehingga bilamana terdapat sebuah perkara atau kasus yang bersifat adat atau pelanggaran adat, itu kemudian dapat diselesaikan secara adat atau peradilan adat.

Published
2021-02-28
Section
Section 3