Anak di Bawah Bayang-Bayang Zat Adiktif

Authors

  • Lubnaa Aldina Pranantya Bachmid Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia, Indonesia Author
  • Nur Fadhilah Mappaselleng Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia, Indonesia Author
  • Sahban Sahban Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia, Indonesia Author

Keywords:

Addictive Substances, Child Protection, Zat Adiktif, Perlindungan Anak

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme penyidikan aparat penegak hukum serta mengidentifikasi kendala dalam penyidikan anak yang terlibat penyalahgunaan zat adiktif di Kabupaten Jeneponto, khususnya tramadol sebagai obat golongan G. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan normatif dan sosiologis. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan penyidik, sedangkan data sekunder bersumber dari peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan pustaka relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyidikan dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum serta berorientasi pada prinsip keadilan restoratif. Namun, efektivitasnya masih terbatas akibat rendahnya pelaporan dari orang tua dan masyarakat, tenggat waktu singkat, minimnya fasilitas rehabilitasi, ketiadaan lembaga pendukung di Jeneponto, serta stigma sosial terhadap anak. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan regulasi, peningkatan kapasitas aparat, penyediaan fasilitas rehabilitasi dan lembaga terkait, serta penguatan peran keluarga dan masyarakat dalam pelaporan dan pemulihan anak.

Abstract: This study aims to analyze the investigative mechanisms of law enforcement officers and identify obstacles in investigating children involved in the abuse of addictive substances in Jeneponto Regency, particularly tramadol as a Class G drug. The method employed is empirical legal research with normative and sociological approaches. Primary data were obtained through interviews with investigators, while secondary data were sourced from legislation, legal literature, and relevant references. The findings indicate that investigations are carried out in accordance with legal procedures and provisions, with an orientation toward restorative justice principles. However, their effectiveness remains limited due to low reporting rates from parents and the community, short timeframes, inadequate rehabilitation facilities, the absence of supporting institutions in Jeneponto, and social stigma against children. This study recommends regulatory improvements, capacity building for law enforcement officers, the provision of rehabilitation facilities and related institutions, as well as strengthening the role of families and communities in reporting and child recovery.

Downloads

Published

2026-05-11

How to Cite