Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Transaksi Jual Beli Online di Kota Makassar

  • Retno Dwianty Mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Muslim Indonesia
  • Baharuddin Badaru Fakultas Hukum, Universitas Muslim Indonesia
  • Mirnawati Wahab Fakultas Hukum, Universitas Muslim Indonesia
Keywords: penegakan hukum, tindak pidana, cyber crime, pidana mayantara

Abstract

The importance of law enforcement against suspects of online buying and selling transactions so that people do not become victims of fraud. In the process of collecting data on cases of fraudulent buying and selling transactions online using field research methods and conducting a direct question and answer with related parties. The need for efforts to overcome the occurrence of these crimes law enforcers take preventive and repressive measures and take firm action so that the suspect does not repeat his crime by being charged with the law for harming consumers in Article 48a paragraph 1 Jo Article 28 paragraph 1 Law Number 19 of 2016 regarding amendments to Law Number 11 of 2008.

Abstrak:
Pentingnya penegakan hukum terhadap tersangka tindak pidana penipuan transaksi jual beli online agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris data diperoleh dari studi wawancara dan observasi secara langsung dengan pihak yang bersangkutan dilakukan analisis kualitatif. Perlunya upaya-upaya dalam menanggulangi kasus tindak pidana tersebut pihak penegak hukum melakukan upaya preventif dan upaya represif serta tindakan tegas yang diberikan oleh pihak penegak hukum terhadap tersangka dengan dijerat hukum karena telah merugikan konsumen dalam dalam Transaksi ITE sebagaimana dimaksud Pasal 48a ayat 1 Jo Pasal 28 ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008.

Published
2021-02-12
Section
Section 12